Breaking News :

logo

Home » » kumpulan puisi Rabiatul adawiyah

kumpulan puisi Rabiatul adawiyah

Jumat, 16 Mei 2014 | 0 komentar


SAHABAT SAMPAI MATI

Dimalam yang gelap
Angin terasa begitu dingin
Iringan music seakan menggema
Suara hujan mulai mendesah

Cita aku kejar
Citra aku bakar

Sahabat kaulah teman sejatiku
Teman seperjuangan hingga matiku
Maaf membuatmu menangis
Hingga aku menyesal
Perpisahan jurang nan curam
Tiada yang lebih baik
Tiada yang lebih penting dari sahabat seperjuangan

Kau yang terindah
Penyesalan tak bisa terus kutangisi
Perpisahan yang amat menyayat hati
Terlanjur telah aku tempuh
Aku menyesal
Aku sia siakan waktu bersamamu
tapi tak mengapa
semua ini adalah perjuangan hidup
aku harus menyusuri jalan ini
hari ini mungkin gelap
namun besok bisa saja terang
hanya puisi ini aku persembahkan untukmu
aku merindukanmu
tetaplah berjuang
kejar citamu wahai sahabatku


HILANGLAH JENUHKU

Terik matahari mulai terbit
Angin bertiup kearah selatan
Menyegarkan hariku
Semakin tinggi hari
Tarik matahari begitu menyengat
Membuat aku jadi resah , Tapi
Dengan senyum mu
Menghilangkan kejenuhan ku
Keceriaan diraut muka mu
Menambah gembira didalam qalbuku
Hingga tak dapat aku banding kebahagiaan dalam diriku
Kenapa?
Kenapa ini terjadi..?
Semua karena rindu ku padamu
Aku berpikir dan bertanya
Apa aku harus menghindar?
Apa aku harus pergi?
Apa aku harus meninggalkannya?
Semua itu hanya ada dalam sanubariku
Hingga aku bertemu denganmu kembali
Yang membuat aku senang di setiap waktu
Hingga menghilangkan kejenuhanku
Tuk selamanya

MASA LALUKU

Mengingat masa lalu..
Adalah hal yang membahagiakan untuk ku
Disetiap detik dan waktu
Mengukir wajahmu dalam bayangku
Terlena aku merindukanmu
Melihatmu disetiap galeriku
Melihat matamu yang sayu akan kasih sayang
Senyum tipis bibirmu yang indah
Membuat aku menyayangimu dari apapun
Aku selalu bertanya
“bagaimana kabarmu”
Masihkah kau mengingatku
Karena aku tetap ada disini menunggumu
Setia menanti kehidupan sekarang
Mencoba merajut asa
Merapikan helai demi helai
Aku tetap mencintaimu
Sampai aku menemukan mu kembali
Di pelukan ku



                                                                puisi ini dimuat di antologi PHS (karena cinta itu manusia)
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan Lupa Tinggalkan Pesan Ya

 
Support : Creating Website | Johny Template | Pondok Huruf Sastra
Copyright © 2013. Pondok Huruf Sastra - All Rights Reserved
Template Modify by Ahmad Riduan
Proudly powered by Blogger